Entry: Ciuman Terakhir Monday, August 28, 2006



lalu...
ketika mataharimu berpacu menembus liang jiwaku
aku melenguh tertahan disekujur baramu
diamku kaku, seakan tak lagi punya hidup
seperti pohon-pohon palem yang tegak berdiri disitu

lalu...
aku terkapar disudut elegimu
seperti onggokan janin ditempat sampah
yang dibuang ibunya karena dikira anak jadah

bukan itu yang kini terpikir lagi
tetapi hadirmu kali ini tak sekedar basa basi
saat tanpa ragu kau renggut bibirku
yang makin kelu

   0 komentar

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments