Wednesday, September 13, 2006
Aku hanya tertelungkup dalam sujudku yang hening
kekalutan hatiku mengalir pada basahnya air mata
tepekurku terendam balutan doa menggema
memenuhi ruang hati dan kekosongan nurani
Letihku ini hendak kubuang sejauh mungkin
sampai langit ke tujuh sana jika bisa
aku ingin menggantinya denganmu
yang ternyata adalah cahaya jernih pada palung gelapku
hidup dan menjadi kemewahan dalam lemahku
Jika ini adalah pilihan
atau ini adalah pertaruhan
maka aku ingin seperti inilah mimpiku yang nyata
menjelma dan meruang seluas luasnya
Nyatakah dirimu sebenarnya??
Ditulis pada 03:28 pm oleh iwank rindasmara